Rabu, 14 Oktober 2015

LANGAKAH-LANGKAH PENGENALAN MIKROSKOP


           
Apa yang anda tahu tentang mikroskop?
Di artikel ini saya akan membahas bagaimana  cara penggunaan dan pengertian bagian-bagian pada mikroskop tersebut.

-Definisi Mikroskop
Mikroskop merupakan alat bantu utama yang diperlukan dalam melakukan pengamatan dan penelitian karena dapat dipergunakan untuk mempelajari struktur dan bentuk-bentuk benda yang sangat kecil. Mikroskop ada 2 macam yaitu, mikroskop elektron dan mikroskop optik. Pada mikroskop banyak bagian-bagian yang harus diketahui dan diperhatikan oleh para praktikan agar dapat memakai mikroskop tersebut dengan benar agar tidak terjadi kerusakan pada mikroskop yang akan dipakai tersebut.
- Pengertian Mikroskop
Karena pancaindera manusia memiliki kemampuan yang terbatas, banyak masalah mengenai organisme yang ingin dipecahkannya hanya dapat diperiksa dengan menggunakan alat-alat. Adapun alat yang digunakan adalah mikroskop (Latin : mickro = kecil, spocopium = penglihatan) yang memungkinkan seseorang untuk dapat mengamati objek (Latin : objectum = sesuatu yang diketengahkan) dan gerakan yang sangat halus sehingga tidak dapat dilihat oleh kekuatan mata telanjang. Jadi pengertian dari mikroskop adalah alat bantu yang digunakan seseorang untuk mengamati objek yang mempunyai gerakan yang sangat halus dan tidak dapat dilihat oleh mata telanjang.
-Jenis-jenis Mikroskop
a. Mikroskop Cahaya
Memiliki perbesaran maksimal 1000 kali berfungsi untuk melakukan perbesaran dengan bantuan cahaya.
b. Mikroskop Stereo
Merupakan jenis mikroskop yang hanya dapat digunakan untuk benda yang berukuran relatif besar.
c. Mikroskop Elektron
Mikroskop yang mampu melakukan perbesaran objek sampai dua juta kali.
d. Mikroskop Ultraviolet
Merupakan suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa.
e. Mikroskop Pander
Mikroskop yang dapat mendeteksi adanya benda asing atau antigen dalam saringan.
f. Mikroskop Medan-Gelap
Mikroskop yang digunakan untuk mengamati bakteri hidup khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya mikroskop majemuk.
g. Mikroskop Fase Kontras
Mikroskop yang digunakan untuk mengamati benda hidup dalam keadaan alamiah.

-Cara penggunaan
- Persiapan
1. Keluarkan mikroskop dari tempanya (box), lensa okuler dann objektif dari kotak hitam bila semua masih berada di tempatnya.
2.  Pasanglah lensa okuler mulai dar perbesaran lemah, kemudian pasang semua lensa objektif masing-masing pada tempatnya.
3.  Siapkan preparat yang akan diamati
4.  Carilah tempat yang memungkinkan agar mikroskop dapa memperoleh cahaya yang dibutuhkan

- Tahap Inti
1. Letakkan mikroskop di atas meja, untuk memindahkan mikroskop gunakan cara yang benar yaitu tangan kiri memegang lengan mikroskop dan tangan kanan menopang kaki (dasar) mikroskop.
2. Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan perbesaran lemah berada pada posisinya satu poros dengan lensa okuler yang ditandai bunyi klik pada revolver.
3. Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari lensa okuler tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).
4. Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan penjepit obyek/benda.
5. Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara memutar pemutar kasar, sambil dilihat dari lensa okuler. Untuk mempertajam putarlah pemutar halus.
6. Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk memperbesar gantilah lensa obyektif dengan ukuran dari 10 X,40 X atau 100 X, dengan cara memutar revolver hingga bunyi klik
7.  Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan mikroskop dan simpan pada tempat yang tidak lembab.


 

Gamabr Mikroskop
           
  • A. Lensa okuler = lensa yang dilihat/diintip
  • B. Tabung mikroskop = bagian yang menghubungkan lensa okuler dengan lensa obyektif
  • C. Revolver = pemutar yang digunakan untuk mengubah perbesaran lensa obyektif
  • D. Lensa objektif perbesaran lemah
  • E. Lensa objektif perbesaran kuat
  • F. Meja mikroskop = tempat meletakkan specimen / preparat yang diamati
  • G. Klip = penjepit object glass
  • H. Kaki mikroskop
  • I. Cermin = memantulkan cahaya pada lensa obyektif agar pengamatan preparat lebih jelas
  • J. Diafragma = bagian yang digunakan untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke lensa obyektif
  • K. Lengan mikroskop atau pegangan
  • L. Pemutar halus = bagian yang digunakan untuk menggerakkan (menjauhkan/mendekatkan) lensa obyektif terhadap preparat secara pelan/halus
  • M. Pemutar kasar = bagian yang digunakan untuk menggerakkan (menjauhkan/mendekatkan) lensa obyektif terhadap preparat secara cepat

-Mekanisme mikroskop menampilkan bayangan
  • Lensa obyektif berfungsi dalam pembentukan bayangan pertama dan menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk memperbesar bayangan obyek sehingga dapat memiliki nilai "apertura" yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.
  • Lensa okuler, adalah lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali.
  • Lensa kondensor, adalah lensa yang berfungsi guna mendukung terciptanya pencahayaan pada obyek yang akan dilihat sehingga dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal.
-Kesimpulan
Bayangan hasil dari percobaan mikroskop maya, terbalik dan diperbesar.Mikroskop yang sering digunakan dilaboratorium adalah mikroskop binokuler. Mencari perbesaran dari hasil pengamatan dari mikroskop yaitu lensa objektif x lensa okuler. Mikroskop adalah alat optik untuk melihat benda yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.Mikroskop berfungsi untuk mengamati perbesaran objek yang diamati.